Hasil Analisa HCML, Lokasi Tenggelamnya KLM Putri Kuning Jauh dari Platfom MAC

Avatar

- Wartawan

Sabtu, 22 Juli 2023 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Polsek Giligenting berada di tengah-tengah korban dan keluarganya.

Anggota Polsek Giligenting berada di tengah-tengah korban dan keluarganya.

SURABAYA, klikmadura.id – Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) Husky – CNOOC Madura Limited (HCML) menepis pernyataan aparat penegak hukum yang merilis bahwa kecelakaan KLM Putri Kuning terjadi di wilayah kerja HCML. Manager Regional Office and Relations HCML Hamim Tohari mengatakan, berdasarkan koordinat lokasi kecelakaan jauh dari lokasi anjungan. Pihaknya meyakini bahwa kapal yang diduga sarat muatan dan dihantam cuaca buruk itu bukan menabrak platform MAC HCML. “Pertama-tama, kami menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa saudara kita yang menjadi korban kecelakaan KLM Putri Kuning. Namun, perlu kami sampaikan bahwa berdasarkan kondisi di lapangan, tidak ada kejadian kapal menabrak platform MAC HCML,” katanya, Sabtu (22/07/2023). Keyakinan HCML bahwa kecelakaan itu bukan terjadi di wilayah kerjanya, berdasarkan informasi timnya di lapangan koordinat yang dirilis polres adalah Latitude -7.37681652 dan Longitude 113.91003326. “Titik tersebut jauh dari sumur MAC,” paparnya.
BACA JUGA :  2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut
Hal lain yang menguatkan bahwa laka laut tidak terjadi di sekitar platform MAC adalah adanya aktivitas 130 orang anggota tim project HCML yang menyelesaikan MOPU di Sumur MAC. “Tim tersebut bekerja dan tinggal di lokasi sumur (area offshore/lepas pantai, red). Jadi di sana ada sejumlah pekerja yang beraktivitas,” imbuhnya. Sebelumnya, Polres Sumenep merilis kecelakaan KLM Putri Kuning GT 06 diduga akibat sarat muatan dan cuaca buruk, KLM Putri Kuning GT.06 tenggelam diperairan Pulau Gili Raja, Kecamatan Gili Genting, Kabupaten Sumenep, pada Kamis (19/07/2023) kemarin sekitar pukul 02.00 WIB. KLM Putri Kuning di Nakhodai Saruji bersama 2 ABK Subairi dan Laili berangkat berlayar dari pelabuhan panarukan situbondo menuju pelabuhan Tanggek Desa Banbaru Pulau Giliraja kecamatan Giligenting, Sumenep membawa muatan Semen, Kayu, Asbes, Air Mineral dan 9 orang penumpang. Pukul 09.00 WIB PN. SAMBO yang di Nakhodai Lukman nelayan asal Pamekasan menemukan 4 orang sedang mengapung di atas papan dalam keadaan selamat yang kemudian diantar menuju Pulau Gili Raja, Giligenting. Empat orang yang mengapung itu yakni Saruji, Barmawi, Dani dan Jumarwi.
BACA JUGA :  Jokowi Minta ASEAN Tangani Masalah Muslim Rohingya di Rakhine State
Pukul 07.00 WIB Kapal pemancing asal Besuki, Situbondo juga menemukan 3 orang yang juga dalam keadaan mengapung di atas papan dalam keadaan selamat yang kemudian diantar menuju Besuki, Situbondo. Tiga orang Subairi, Laili dan Herik. Sedangkan 5 orang lainnya yaitu korban Sumarni, Sima, Irianti dan 2 orang tidak diketahui identitasnya belum ditemukan. Kemudian korban lain yang belum ditemukan terus dilakukan pencarian. Hasilnya, korban bernama Sumarni dan Sima ditemukan meninggal di Perairan Giligenting tepatnya disebelah selatan pulau Giliraja kurang lebih 3 mill selatan pulau Giliraja. “Saat itu kedua Korban berada dirumah anaknya masing – masing di Pulau Giliraja, Giligenting,” ungkapnya. Atas kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp235 juta. (fix/diend)
Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks

Berita Terkait

KAHMI Eropa Sangat Menyayangkan Kemenkop UKM Larang Warung Madura Buka 24 Jam
Rumah Ketua KPPS di Pamekasan Dilempar Bondet, Polda Jatim Buru Pelaku
Pasang Foto Cantik, Suara Calon DPD RI Kondang Kusumaning Ayu Salip Eks Ketua KPK
Real Count KPU, Ganjar-Mahfud Keok di Madura Raya
Prabowo – Gibran Menang Telak Versi Sejumlah Lembaga Survei
Dugaan Pengrusakan Mangrove di Pamekasan Diadukan ke Penegak Hukum Lingkungan Hidup
Pada Peringatan Hari Ibu Nasional 2023, Bunda Zaenab: Saya Bahagia dan Saya Penebar Bahagia
Di Hadapan Ratusan Pelaku Wisata Jawa Timur, Akademisi Ini Beberkan Potensi Wisata Madura

Berita Terkait

Sabtu, 27 April 2024 - 22:40 WIB

KAHMI Eropa Sangat Menyayangkan Kemenkop UKM Larang Warung Madura Buka 24 Jam

Selasa, 20 Februari 2024 - 22:36 WIB

Rumah Ketua KPPS di Pamekasan Dilempar Bondet, Polda Jatim Buru Pelaku

Senin, 19 Februari 2024 - 15:39 WIB

Pasang Foto Cantik, Suara Calon DPD RI Kondang Kusumaning Ayu Salip Eks Ketua KPK

Jumat, 16 Februari 2024 - 14:08 WIB

Real Count KPU, Ganjar-Mahfud Keok di Madura Raya

Rabu, 14 Februari 2024 - 19:00 WIB

Prabowo – Gibran Menang Telak Versi Sejumlah Lembaga Survei

Kamis, 1 Februari 2024 - 11:11 WIB

Dugaan Pengrusakan Mangrove di Pamekasan Diadukan ke Penegak Hukum Lingkungan Hidup

Jumat, 22 Desember 2023 - 12:38 WIB

Pada Peringatan Hari Ibu Nasional 2023, Bunda Zaenab: Saya Bahagia dan Saya Penebar Bahagia

Rabu, 20 Desember 2023 - 10:31 WIB

Di Hadapan Ratusan Pelaku Wisata Jawa Timur, Akademisi Ini Beberkan Potensi Wisata Madura

Berita Terbaru