Mengenal Lebih Dekat Lebaran Ketupat di Pulau Madura 

Avatar

- Wartawan

Selasa, 16 April 2024 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MOMEN hari raya merupakan salah satu perayaan dalam agama Islam yang sangat dinanti dan ditunggu oleh umat muslim di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Pada dasarnya seluruh umat Islam akan merayakan hari raya sebanyak dua kali dalam setahun. Yakni, Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Idul Adha.

Namun, berbeda dengan perayaan hari kemenangan yang dilaksanakan oleh masyarakat di Pulau Madura.

Dalam merayakan momen lebaran, biasanya masyarakat Indonesia memiliki sejumlah kuliner tertentu yang menjadi ciri khas. Ya… ketupat.

Rupanya, jenis makanan ini tak lagi menjadi sesuatu yang asing didengar masyarakat Indonesia, ketupat ini seakan akan menjadi hidangan wajib yang disajikan saat perayaan lebaran.

Ketupat berdasarkan filosofi Jawa pada dasarnya tidak serta merta dijadikan sebagai hidangan khusus saat lebaran. Akan tetapi, ketupat memiliki makna khusus.

BACA JUGA :  4 Tradisi Unik Orang Madura Menyambut Lebaran Idul Fitri

Dalam bahasa Jawa, kata ketupat merupakan kependekan dari kata “Ngaku Lepat” yang memiliki arti mengakui kesalahan dan “Laku Papat” yang memiliki arti empat tindakan.

Makna yang mendalam dari ketupat itulah sampai saat ini menjadikan ketupat sebagai hidangan wajib yang disajikan saat hari raya.

Pada umumnya, ketupat disajikan saat Hari Raya Idul Fitri maupun Hari Raya Idul Adha. Namun, di Madura ketupat memiliki tempat khusus bagi masyarakat.

Hal ini dibuktikan dengan adanya lebaran khusus yang idientik dengan hidangan ketupat yakni lebaran ketupat (tellasen topa’).

Lebaran ketupat merupakan suatu budaya yang dimiliki oleh masyarakat Madura yang biasanya dirayakan setelah seminggu dari pelaksanaan Hari Raya Idul fitri.

BACA JUGA :  Lontong Gule Jokotole Pamekasan, Rasanya Nikmat, Dagingnya Empuk Dijamin Ketagihan..

Dalam tradisi lebaran ketupat ini biasanya diisi dengan kegiatan kegiatan yang bernuansa religi, di antaranya adalah tradisi “ter-ater”, yakni memberi dan mengantarkan makanan kepada tokoh agama, tetangga terdekat, orang tua, maupun kepada mertua.

Tak hanya “ter-ater”, lebaran ketupat juga biasanya diisi dnegan kegiatan tahlil dan ngaji bersama di masjid saat pagi hari.

Terkadang juga beberapa daerah melakukan tradisi silaturahmi serta ziarah kubur sebagaimana yang masyarakat lakukan saat Hari Raya Idul Fitri.

Ciri khas menjelang perayaan lebaran ketupat ini adalah banyaknya penjualan janur kuning dan bungkus ketupat yang laku keras di sejumlah pasar tradisional. (*)

Penulis: Erni Lusiana

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks

Berita Terkait

Lontong Gule Jokotole Pamekasan, Rasanya Nikmat, Dagingnya Empuk Dijamin Ketagihan..

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 12:18 WIB

Mengenal Lebih Dekat Lebaran Ketupat di Pulau Madura 

Jumat, 12 Januari 2024 - 19:40 WIB

Lontong Gule Jokotole Pamekasan, Rasanya Nikmat, Dagingnya Empuk Dijamin Ketagihan..

Berita Terbaru

Halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang.

Pendidikan

635 Lembaga PAUD di Kabupaten Sampang Tidak Terakreditasi

Jumat, 24 Mei 2024 - 17:46 WIB