Dorong Pengembangan UMKM Desa Pakong, Mahasiswa KKN Unira dan IAIN Madura Gelar Seminar Kolaboratif

- Jurnalis

Sabtu, 3 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Kelompok Kerja Nyata (KKN) Universitas Madura (Unira) Posko 21 bersama KKN IAIN Madura Posko 14 mendorong pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Desa/Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan.

Dorongan tersebut diwujudkan dengan melatih pelaku UMKM agar lebih produktif dan siap bersaing melalui seminar kolaboratif dengan tema Pentingnya Peranan Digital Marketing Terhadap Perkembangan UMKM di Desa Pakong.

M. Khairul Umam, salah satu pemateri dalam seminar tersebut menyampaikan, memasuki era digital, sangat penting bagi pelaku UMKM menguasi media sosial.

Baca juga :  Diduga Selingkuhi Istri Orang, Pria 32 Tahun Asal Sokobanah, Sampang Tewas Bersimbah Darah di Pamekasan

Media sosial akan mendorong terbentuknya brand positioning produk UMKM akan semakin baik, dampaknya terhadap pemasaran yang juga akan semakin membaik.

Brand positioning itu bisa dimulai dari pengenalan identitas produk seperti adanya logo dan pengemasan yang kreatif. “Brand positioning itu sangat penting demi kemajuan produk UMKM,” katanya, Sabtu (3/8/2024).

Kemudian, yang juga tak kalah penting adalah pembentukan tim untuk mengelola UMKM dengan lebih baik. Tim tersebut yang akan menangani mulai dari praproduksi hingga pemasaran.

“Promosi harus dilakukan secara massif melalui media sosial. Semua platform media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Facebook, dan Tiktok silahkan dipakai untuk promosi,” katanya.

Baca juga :  Ketua Dewan sebut Perputaran Uang di Pamekasan Selama 2024 Hampir Setara dengan Total APBD

Bahkan, Irul menyarankan agar pelaku UMKM juga menggunakan market online seperti shoppee agar jangkauannya lebih luas.

“Sekarang serba digital, pelaku UMKM harus melek digital agar tidak ketinggalan dan bisa menjual produknya ke seluruh daerah, bukan hanya Madura,” tandasnya. (diend)

Berita Terkait

Disdikbud Pamekasan Gelar UKA, Dorong Lulusan SD Jadi Generasi Qurani
Kepsek SMPN 1 Larangan Belum Pastikan Pemeran Video Asusila Siswanya, Sebut Bisa Jadi Hasil Editan atau AI
Kasus Asusila Libatkan Siswa SMPN 1 Larangan Belum Dipastikan Bisa RJ
Dua Kali Mangkir, Eks Anggota DPRD Sumenep Terduga Penipuan Rp 1 Miliar Ditangkap Polisi
SPMB Kian Dekat, Lahan SRMP 29 Pamekasan Masih Belum Temui Titik Terang
Puskesmas Tlanakan Gencarkan Deteksi Dini Kanker Serviks, Gunakan Metode IVA dan HPV DNA
Takbir Menggema di Pamekasan, Reng Bungkalatan Gelar Aksi Damai Bela Palestina
Polres Pamekasan Amankan Pembuat Video Mesum Pelajar SMP, Pemeran Dipastikan Masih di Bawah Umur

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:54 WIB

Disdikbud Pamekasan Gelar UKA, Dorong Lulusan SD Jadi Generasi Qurani

Sabtu, 18 April 2026 - 09:27 WIB

Kepsek SMPN 1 Larangan Belum Pastikan Pemeran Video Asusila Siswanya, Sebut Bisa Jadi Hasil Editan atau AI

Sabtu, 18 April 2026 - 06:21 WIB

Kasus Asusila Libatkan Siswa SMPN 1 Larangan Belum Dipastikan Bisa RJ

Sabtu, 18 April 2026 - 06:02 WIB

Dua Kali Mangkir, Eks Anggota DPRD Sumenep Terduga Penipuan Rp 1 Miliar Ditangkap Polisi

Sabtu, 18 April 2026 - 03:57 WIB

SPMB Kian Dekat, Lahan SRMP 29 Pamekasan Masih Belum Temui Titik Terang

Berita Terbaru