Kasus Dugaan Korupsi GBP 2022, Polres Pamekasan Gandeng Inspektorat Gelar Audit Investigasi

- Jurnalis

Selasa, 10 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Penyelidikan dugaan kasus korupsi dalam pelaksanaan Gebyar Batik Pamekasan (GBP) tahun anggaran 2022 terus berjalan.

Polres Pamekasan meminta Inspektorat Pamekasan untuk melakukan audit investigasi di beberapa lokasi yang ditempati gelaran gebyar batik tersebut.

Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Doni Setiawan, menjelaskan, penyelidikan kasus tersebut terus dilakukan untuk mendapatkan membutuhkan bukti yang lebih kuat sebelum melangkah ke tahap penyidikan.

Pihaknya telah mengirimkan permohonan audit investigasi kepada Inspektorat Pamekasan terkait beberapa titik lokasi pergelaran GBP.

“Kami sudah mengirim surat ke Inspektorat untuk dilakukan investigasi atau audit secara khusus di beberapa tempat lokasi pergelaran Gebyar Batik,” katanya.

Baca juga :  63 Santri TK Muslimat NU Pamekasan Diwisuda, Diharapkan Mengenyam Pendidikan Tinggi hingga Bergelar Doktor  

AKP Doni menyampaikan, meskipun Polres Pamekasan telah menerima hasil audit dari Inspektorat, tetapi sifatnya umum. Akibatnya, dokumen tersebut belum cukup untuk meningkatkan status kasus dari penyelidikan ke penyidikan.

“Dari hasil gelar perkara di Polda Jatim, hasil audit Inspektorat secara umum tidak cukup. Salah satu yang diperlukan adalah audit secara khusus,” tuturnya.

AKP Doni memastikan, pihaknya berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Kami akan terus mengikuti perkembangan audit dari Inspektorat. Jika bukti-bukti sudah mencukupi, maka status kasus ini akan segera ditingkatkan ke penyidikan,” tandasnya.

Baca juga :  Kasus Pengeroyokan Anggota TNI Berlanjut, Polres Pamekasan Tetapkan Tersangka

Diketahui, GBP merupakan salah satu program unggulan Pemkab Pamekasan pada masa pemerintahan Bupati Baddrut Tamam.

Kegiatan tersebut bertujuan mempromosikan batik Pamekasan kepada masyarakat luar di 6 kota, diantaranya Malang Town Square (Matos), Gunung Bromo, Surabaya, Jakarta, dan kita lainnya. Anggaran yang digelontorkan pemkab pada kegiatan tersebut sebesar Rp 1,5 miliar. (ibl/diend)

Berita Terkait

Puskesmas Pademawu Perkuat Deteksi Dini Kanker Serviks Melalui Skrining HPV DNA
Tak Disuplai Anggaran, Jogging Track Ekowisata Mangrove Lembung Dibiarkan Rapuh dan Membahayakan
Pemkab Pamekasan Pastikan Gedung DKP Direvitalisasi Tahun Ini
Didatangi KPK, Plt Direktur RSUD Smart Pamekasan Pastikan Bukan Pemeriksaan Proyek
DKP Resmi Dilantik, Langsung Tancap Gas Agendakan Sowan Tokoh Agama di 13 Kecamatan
AJP Awali Raker dengan Aksi Lingkungan, Lepas Burung dan Tanam Ribuan Mangrove
Sidak Tempat Praktik dr. Tatik Sulistyowati, Dinkes Sebut Pelayanan Kurang Standar 
Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 10:12 WIB

Puskesmas Pademawu Perkuat Deteksi Dini Kanker Serviks Melalui Skrining HPV DNA

Selasa, 14 April 2026 - 07:09 WIB

Tak Disuplai Anggaran, Jogging Track Ekowisata Mangrove Lembung Dibiarkan Rapuh dan Membahayakan

Selasa, 14 April 2026 - 06:44 WIB

Pemkab Pamekasan Pastikan Gedung DKP Direvitalisasi Tahun Ini

Senin, 13 April 2026 - 12:13 WIB

DKP Resmi Dilantik, Langsung Tancap Gas Agendakan Sowan Tokoh Agama di 13 Kecamatan

Senin, 13 April 2026 - 10:54 WIB

AJP Awali Raker dengan Aksi Lingkungan, Lepas Burung dan Tanam Ribuan Mangrove

Berita Terbaru

Ketua DKP Pamekasan, Arief Wibisono menyerahkan lukisan kepada Wabup Pamekasan H. Sukriyanto usai pelantikan. (LAILIYATUN NURIYAH / KLIKMADURA)

Pamekasan

Pemkab Pamekasan Pastikan Gedung DKP Direvitalisasi Tahun Ini

Selasa, 14 Apr 2026 - 06:44 WIB