P4TM Imbau Petani Jaga Kualitas Tembakau, Haji Her: Jangan Dipetik Kalau Masih Daun Muda

- Jurnalis

Jumat, 18 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar penarikan dana yang ternyata penipuan.

Tangkapan layar penarikan dana yang ternyata penipuan.

PAMEKASAN, klikmadura.id Sejumlah pabrikan mulai membeli tembakau milik petani. Harga tembakau rajang juga lumayan bagus. Hanya saja, petani diminta tetap menjaga kualitas dengan tidak memetik daun yang masih muda.

Imbauan itu disampaikan Ketua Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau Madura (P4TM) Haji Khairul Umam. Pria yang akrab disapa Haji Her itu siap membeli tembakau dengan harga bagus dengan catatan petani juga turut serta menjaga kualitas.

“Kualitas tembakau tahun ini sebetulnya bagus-bagus karena didukung cuaca. Kecuali, tembakau yang dipetik dalam kondisi muda dan dikasih gula, tindakan itu sangat mempengaruhi kualitas dan harga,” ucapnya.

Baca juga :  Dorong Pertumbuhan Ekonomi Madura, BEM Unira Gelar Sarasehan Nasional Bahas Migas dan Tembakau

Haji Her menjelaskan, ciri-ciri tembakau yang dipetik muda itu terlihat hijau dan tidak ada aromanya. Kalau dicampur gula, jadi lengket.

Pria yang juga owner PT. Bawang Mas itu menghimbau kepada seluruh petani untuk benar-benar menjaga kualitas tembakau yang akan di jual ke pabrikan.

“Kami P4TM berkomitmen memperjuangkan petani tembakau, jadi petani juga harus menjaga kualitas tembakaunya supaya tidak ada masalah dengan pabrik,” jelasnya.

Seluruh petani dibukakan pintu untuk menjual tembakaunya di gudang P4TM di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan tanpa melalui perantara.

Baca juga :  Bea Cukai Madura Amankan 72 Koli Rokok Ilegal

“Jadi kami P4TM berterima kasih kepada pabrikan, kalau ada praktek-praktek yang merugikan petani, kami siap mengawal dan mengadvokasi,” tutupnya.

Sementara, untuk harga pembelian tembakau di P4TM kisaran harga Rp. 45.000-70.000 perkilo gram. Harga tersebut dinilai cukup menguntungkan bagi petani. (zhrh/diend)

Berita Terkait

Sebulan Disegel, Siswa SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Terpaksa Belajar Daring
Klinik Kecantikan Elysia Estetika Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik di PEF 2026
Belum Punya Gedung Permanen, 30 Murid Baru Sekolah Rakyat Pamekasan Dititip di Sampang
Pagu SPMB SMA Negeri di Pamekasan Tetap, Tahun Ini Tersedia 56 Rombel
Ketua DPRD Apresiasi PKS Pantai Jumiang, Dorong Pemkab Lebih Kreatif Genjot PAD
Pantai Jumiang Dikelola Tanpa Dana APBD, Bupati Pamekasan Uji Komitmen Pengelola
Empat Desa Masuk Kandidat Lokasi Sekolah Rakyat Permanen di Pamekasan
V-Fest 2026 Jadi Panggung Kreativitas Anak Muda, Cimei Ajak Generasi Madura Tunjukkan Prestasi

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:57 WIB

Sebulan Disegel, Siswa SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Terpaksa Belajar Daring

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:33 WIB

Klinik Kecantikan Elysia Estetika Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik di PEF 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:00 WIB

Belum Punya Gedung Permanen, 30 Murid Baru Sekolah Rakyat Pamekasan Dititip di Sampang

Senin, 8 Juni 2026 - 10:50 WIB

Ketua DPRD Apresiasi PKS Pantai Jumiang, Dorong Pemkab Lebih Kreatif Genjot PAD

Senin, 8 Juni 2026 - 10:17 WIB

Pantai Jumiang Dikelola Tanpa Dana APBD, Bupati Pamekasan Uji Komitmen Pengelola

Berita Terbaru

Opini

Bulan Bung Karno dan Penguatan Wawasan Kebangsaan

Selasa, 9 Jun 2026 - 10:06 WIB