Pengadaan Tandon Disperindag Pamekasan Dicurigai BPK, PPTK Sebut Hanya Miskom

- Jurnalis

Jumat, 22 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, KLIKMADURA – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI melakukan audit keuangan Disperindag Pamekasan tahun anggaran 2022. Hasilnya, terdapat pekerjaan yang dicurigai fiktif.

Yakni, pengadaan dua buah tandon dalam program pemeliharaan kantor. Sebab, dalam surat pertanggung jawaban (Spj) yang disetor, tedapat pembelian tandon. Sementara, berdasarkan keterangan dari pengurus barang, tidak ada pengadaan tersebut.

Informan Klik Madura menyampaikan, program pemeliharaan kantor Disperindag Pamekasan sempat menjadi temuan BPK. Atas temuan itu, instansi yang berwenang melakukan audit keuangan itu meminta Inspektorat Pamekasan melakukan klarifikasi.

Baca juga :  Kasus Dugaan Proyek Fiktif Antiklimaks, Aktivis Pertanyakan Profesionalitas Kejari Pamekasan

“Diduga fiktif, karena di Spj terdapat pengadaan tandon. Tapi, berdasarkan pengakuan bagian pengurus barang tidak ada pengadaan tandon itu,” katanya.

Temuan tersebut kemudian ditindak lanjuti oleh Inspektorat Pamekasan. Namun, informan Klik Madura itu mengaku tidak mengetahui secara pasti perkembangan selanjutnya.

Sementara itu, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Disperindag Pamekasan Abdiyati Muradi mengakui sempat diminta klarifikasi oleh Inspektorat. Yakni, berkaitan dengan pengadaan tandon tersebut.

Namun, persoalan tersebut sudah klir. Pengadaan tandon yang sempat dicurgai oleh BPK RI saat melakukan audit sudah diketahui kebenarannya. “Tandonnya ada, satu di atas loteng, satu di tanam di bawah,” terangnya.

Baca juga :  Materi BTS Sesuai Kebutuhan Siswa-siswi SMKN 3 Pamekasan

Menurut Abdi, kecurigaan BPK RI itu dipicu oleh miskomunikasi antara pembuat Spj dengan pengurus barang di Disperindag Pamekasan sehingga yang bersangkutan menyampaikan tidak ada pengadaan tandon.

“Setelah Inspektorat melakukan konfirmasi, saya selaku PPTK menyampaikan bahwa tandon itu ada,” kata perempuan yang juga menjabat Sekretaris Disperindag Pamekasan tersebut.

Pengadaan tandon itu dilakukan saat proses pemeliharaan kantor. Sebab, dinas yang berada di Jalan Raya Sumenep – Pamekasan itu membutuhkan barang yang berfungsi sebagai wadah air tersebut. (diend)

Berita Terkait

PLN ULP Pamekasan Klarifikasi Video Viral, Tegaskan Pelayanan Sesuai Prosedur
Azana Hotel Geser Fokus ke Experience dan Premium Stay, Bidik Segmen Villa, Resort, hingga Luxury
Gagal Dibangun Tahun Lalu, Pemkab Pamekasan Kembali Rencanakan Bangun Belasan Saluran Drainase 
Warga Pamekasan Jadi Korban Travel Bodong, Rugi Rp47,5 Juta
Diduga Depresi, Perempuan Paruh Baya Wafat Setelah Melompat ke Dalam Sumur Sedalam 12 Meter
Diduga Merokok Lalu Tertidur, Lansia di Pamekasan Tewas Terbakar
Puluhan Siswa di Desa Sana Daja Terdampak Longsor, Menuju Sekolah Harus Tempuh Jalan Hingga 6 Kilometer
Ketua DPRD Pamekasan Tinjau Longsor Sana Daja, Beri Bantuan Warga Terdampak

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:13 WIB

PLN ULP Pamekasan Klarifikasi Video Viral, Tegaskan Pelayanan Sesuai Prosedur

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:45 WIB

Gagal Dibangun Tahun Lalu, Pemkab Pamekasan Kembali Rencanakan Bangun Belasan Saluran Drainase 

Senin, 19 Januari 2026 - 13:27 WIB

Warga Pamekasan Jadi Korban Travel Bodong, Rugi Rp47,5 Juta

Senin, 19 Januari 2026 - 07:42 WIB

Diduga Depresi, Perempuan Paruh Baya Wafat Setelah Melompat ke Dalam Sumur Sedalam 12 Meter

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:17 WIB

Diduga Merokok Lalu Tertidur, Lansia di Pamekasan Tewas Terbakar

Berita Terbaru

Opini

Demokrasi Berkembang Biak dalam Asbak

Jumat, 23 Jan 2026 - 02:15 WIB

Pemred Klik Madura, Prengki Wirananda menyerahkan kaus kepada Manajer Digital Tribun Jogja, Ikrob Didik Irawan. (KLIKMADURA)

Daerah

Sambut HUT ke-3, Kru Klik Madura Kunjungi Tribun Jogja

Kamis, 22 Jan 2026 - 14:35 WIB