Diduga Akibat Ulah Tangan Kotor Penyelenggara, Alyadi Mustofa Kehilangan 30 Ribu Suara

Avatar

- Wartawan

Senin, 11 Maret 2024 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alyadi Mustofa didampingi tim pemenangan melapor dugaan kecurangan ke Bawaslu Jatim beberapa waktu lalu.

Alyadi Mustofa didampingi tim pemenangan melapor dugaan kecurangan ke Bawaslu Jatim beberapa waktu lalu.

EMILU 2024 dinilai sebagai pesta demokrasi paling brutal sepanjang sejarah. Pergeseran hingga penggelembungan suara terjadi di mana-mana.

——————-

ALYADI Mustofa bukan politisi sembarangan. Namanya terkenal hingga kancah nasional. Pada 2019 lalu, dia mendapat predikat peroleh suara terbanyak nasional di internal PKB.

Kontribusinya terhadap PKB di Jawa Timur luar biasa. Dia duduk sebagai anggota dewan selama tiga periode.

Periode pertama, Alyadi menjadi anggota DPRD Kabupaten Sampang. Kemudian, dua periode berikutnya mengabdi sebagai anggota DPRD Jawa Timur.

Partai politik yang dikendarai tidak pernah berubah. Dia setia pada PKB. Partai besutan Cak Imin. Partai yang juga membesarkan namanya.

Banyak sekali lamaran dari berbagai partai politik agar digunakan oleh Alyadi sebagai kendaraan. Namun, dia tegas menolak. Alyadi tetap setia.

Pada pemilu 2024, Alyadi tidak beruntung. Dia gagal melenggang ke Indrapura. Padahal, perolehan suaranya lumayan tinggi, 152.000 suara.

BACA JUGA :  Kaum Milenial Madura Gelar Doa Bersama untuk Kemenangan Prabowo-Gibran

Namun, hasil akumulasi dia kalah pada rekan separtainya. Nur Faizin dan Moch. Fauzan. Alhasil, Alyadi harus menerima hasil pemilihan lima tahunan itu.

Banyak orang tidak percaya Alyadi gagal. Sebab, suaranya masih tergolong tinggi. Basis massanya juga tidak berubah. Bahkan, bertambah.

Ternyata, kekalahan pria yang menjabat Wakil Sekretaris DPW PKB Jatim itu tidak terjadi secara murni dan alami.

Ada peran “tangan kotor” yang menyebabkan Alyadi terpental. Dugaan kuat, ada peran penyelenggara dalam menggembosi hasil perolehan suaranya.

Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 30 ribu suara raih dan berpindah ke calon lain. “Sekitar 30 ribu suara lebih milik saya hilang,” katanya.

Alyadi menjelaskan, sehari setelah pemungutan suara pada 14 Februari 2024, hasil rekapitulasi internal tim berbasis form C1, suaranya tembus 180 ribu.

Namun, suara tersebut perlahan berkurang. Sampai pada rekapitulasi di masing-masing kabupaten di Madura selesai, suaranya tersisa 152 ribu.

BACA JUGA :  Pengelolaan Anggaran TPS di Desa Larlar Sampang Tuai Polemik

“Awalnya saya pikir perolehan suara saya tidak akan berkurang sebanyak itu. Tapi ternyata, saya harus menerima kenyataan bahwa suara saya berkurang drastis,” katanya.

Alyadi mengaku “legowo” menerima kenyataan bahwa dia tidak lolos menjadi anggota DPRD Jatim.

Namun, sebagai politisi yang juga bertanggung jawab terhadap kualitas demokrasi, dia melakukan langkah-langkah.

Salah satunya, melapor ke Bawaslu Jatim berkaitan dugaan kecurangan yang terjadi secara massif dan terstruktur itu.

“Laporan ini bukan urusan kalah menang, tapi demi menjaga marwah dan kualitas demokrasi,” kata politisi senior itu.

Alyadi menilai, pemilu 2024 paling ugal-ugalan sepanjang sejarah. Dengan demikian, dia berharap ada perbaikan dari penyelenggara.

Utamanya, perbaikan kinerja Bawaslu dalam mengawasi jalannya pesta demokrasi. “Semoga kualitas pemilu lebih baik ke depannya,” harap Alyadi. (diend)

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks

Berita Terkait

Menyongsong Pilkada Sampang 2024, Aliansi Pemuda Camplong Perkuat Konsolidasi
Optimistis Hanura Sampang Usung Ra Mamak – Haji Ab Pada Pilkada 2024
DPC PBB Pamekasan Tarik Uang Jaminan Keseriusan Bacabup Rp 25 Juta
Pimpinan DPRD Pamekasan Kunjungi Setjen DPR RI Antarkan Langsung Aspirasi Wartawan
DPRD Pamekasan Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2023
DPC PDI Perjuangan-DPC Partai Demokrat Usulkan Ra Mamak dan Haji Ab sebagai Bacabup-Bacawabup Sampang  
Pasangan JIHAD Pecah Kongsi, Haji Abdullah Hidayat Memilih Duet dengan Ra Mamak
Deklarasi Dukungan, Sekelompok Pemuda Pamekasan Pasangkan Adik Haji Her dengan KH. Kholilurrahman

Berita Terkait

Sabtu, 25 Mei 2024 - 20:05 WIB

Menyongsong Pilkada Sampang 2024, Aliansi Pemuda Camplong Perkuat Konsolidasi

Jumat, 24 Mei 2024 - 19:26 WIB

Optimistis Hanura Sampang Usung Ra Mamak – Haji Ab Pada Pilkada 2024

Jumat, 24 Mei 2024 - 13:19 WIB

DPC PBB Pamekasan Tarik Uang Jaminan Keseriusan Bacabup Rp 25 Juta

Selasa, 21 Mei 2024 - 13:11 WIB

Pimpinan DPRD Pamekasan Kunjungi Setjen DPR RI Antarkan Langsung Aspirasi Wartawan

Rabu, 15 Mei 2024 - 15:51 WIB

DPRD Pamekasan Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2023

Selasa, 14 Mei 2024 - 20:55 WIB

DPC PDI Perjuangan-DPC Partai Demokrat Usulkan Ra Mamak dan Haji Ab sebagai Bacabup-Bacawabup Sampang  

Senin, 13 Mei 2024 - 20:23 WIB

Pasangan JIHAD Pecah Kongsi, Haji Abdullah Hidayat Memilih Duet dengan Ra Mamak

Senin, 13 Mei 2024 - 15:23 WIB

Deklarasi Dukungan, Sekelompok Pemuda Pamekasan Pasangkan Adik Haji Her dengan KH. Kholilurrahman

Berita Terbaru

Halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang.

Pendidikan

635 Lembaga PAUD di Kabupaten Sampang Tidak Terakreditasi

Jumat, 24 Mei 2024 - 17:46 WIB