Keren!! Prodi PSDA UTM Paparkan Ide Pemberdayaan Perempuan Pesisir di Kabupaten Sidoarjo

- Jurnalis

Rabu, 29 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIDOARJO || KLIK MADURA – Program Studi (Prodi) Pengelolaan Sumber Daya Alam (PSDA) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) terus berkontribusi untuk masyarakat melalui ide-ide cemerlang yang disampaikan.

Salah satunya, ide tentang pemberdayaan perempuan pesisir yang dipaparkan di Dinas Perikanan Kabupaten Sidoarjo, Rabu (29/5/2024).

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dari partisipasi aktif civitas akademik Prodi Magister PSDA dalam pengembangan sumberdaya manusia, khususnya perempuan pesisir di Kabupaten Sidoarjo,” kata Koordinator Prodi PSDA UTM Dr. Apri Arisandi.

Dijelaskan, ide-ide tersebut disampaikan oleh mahasiswa dan dibahas dalam diskusi oleh dosen dan mahasiswa Magister PSDA. Staf dan pejabat Dinas Perikanan Sidoarjo serta para penyuluh juga ikut dalam diskusi tersebut.

Baca juga :  Pengamat Sebut Kans Rektor UTM Safi' Terpilih Jadi Pj Bupati Bangkalan Sangat Tinggi

“Ide yang disampaikan terfokus pada upaya pemberdayaan perempuan pesisir melalui penguatan pengelolaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pengolahan hasil perikanan di Kabupaten Sidoarjo,” terangnya.

Dr. Teti Sugiarti, salah satu dosen Prodi PSDA UTM menjelaskan, pemberdayaan perempuan adalah suatu upaya penyadaran dan pembentukan kapasitas (capacity building) terhadap partisipasi yang lebih besar.

Di antaranya, keleluasaan, pengawasan, dan pengambilan keputusan serta aktifitas yang mengarah kepada peningkatan peran perempuan di masyarakat.

“Oleh karena itu, bentuk pemberdayaan perempuan sangat ditentukan oleh kondisi ekonomi, sosial, budaya, politik dan lingkungan tempat tinggal yang spesifik,” katanya.

Baca juga :  Lima Kader Terbaik PPP Disiapkan Bertarung di Pilkada Madura

Dewi Ratih, mahasiswa Magister PSDA menyampaikan, pemberdayaan perempuan terutama di UMKM bandeng tanpa duri diharapkan dapat meningkatkan struktur ekonomi keluarga.

Ainur Rofikh, mahasiswa lainnya memberi gambaran bahwa perempuan memegang peran utama dalam operasional UMKM kerupuk ikan.

Sementara, Natwatuz Zaman menambahkan, bahwa pada usaha budidaya lele, perempuan dapat berperan dalam pengelolaan pakan agar lebih efisien.

Lalu, Supriyanti Suratman diakhir diskusi dengan mengambil contoh UMKM nila asap, menjelaskan peran utama perempuan dalam pengadaan bahan baku hingga pemasaran yang berdampak terhadap peningkatan keuntungan.

Diskusi dapat berjalan baik dengan berbagai ide untuk memberdayakan perempuan pesisir di Kabupaten Sidoarjo.

Dr. Apri Arisandi di akhir diskusi menyampaikan, masyarakat pesisir harus mampu menciptakan akses dan kontrol terhadap sumberdaya yang dimiliki.

Baca juga :  Dorong Kesejahteraan Nelayan Sampang, Tim Pengabdian UTM Latih Pemetaan Partisipatif Peletakan Rumpon

Tujuannya, agar perempuan pesisir dapat berperan dan berpartisipasi aktif dalam peningkatan ekonomi.

Menurut Dr. Apri, pemberdayaan perempuan merupakan sebuah proses sekaligus tujuan. Dengan demikian, pemberdayaan perempuan tidak akan terlepas dari pemberdayaan masyarakat yang bertujuan mewujudkan masyarakat mandiri, mampu menggali dan memanfaatkan potensi-potensi di daerahnya.

“Kolaborasi dengan perguruan tinggi sangat dibutuhkan sebagai sumber kajian melalui hasil–hasil penelitian dosen dan mahasiswa,” katanya.

Akhirnya semua rangkaian kegiatan yang meliputi pemaparan ide dan diskusi, secara umum dapat berjalan dengan baik sesuai harapan. (diend)

Berita Terkait

Dinilai Lecehkan Kiai dan Pondok Pesantren, GP Ansor Jatim Resmi Laporkan Trans7 ke Polda Jatim
UNISSULA-PERDESTI Berkolaborasi, Siap Jadi Pusat Inovasi Estetika Medis di Indonesia
Jelang Demo 3 September, Forum Intelektual Jatim Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas
LBH PW GP Ansor Jatim Ultimatum Pihak yang Halangi Pengusutan Kematian M. Alfan
Terbukti Korupsi Dana Hibah Jatim, Mantan Anggota DPRD Pamekasan Zamachsary Divonis 1,6 Tahun
Dalami Kasus Dugaan Ujaran Kebencian terhadap NU dan Muassis, Polda Jatim Panggil Pelapor
Serius Kawal Kasus Pengrusakan Mangrove, Nelayan Pamekasan Minta Pendampingan GMNI Jatim
Membanggakan! Imamah si Anak Desa Sandang Gelar Doktor Teknik Elektro dengan IPK Sempurna

Berita Terkait

Selasa, 14 Oktober 2025 - 14:04 WIB

Dinilai Lecehkan Kiai dan Pondok Pesantren, GP Ansor Jatim Resmi Laporkan Trans7 ke Polda Jatim

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 09:18 WIB

UNISSULA-PERDESTI Berkolaborasi, Siap Jadi Pusat Inovasi Estetika Medis di Indonesia

Selasa, 26 Agustus 2025 - 02:34 WIB

Jelang Demo 3 September, Forum Intelektual Jatim Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas

Kamis, 26 Juni 2025 - 22:20 WIB

LBH PW GP Ansor Jatim Ultimatum Pihak yang Halangi Pengusutan Kematian M. Alfan

Sabtu, 14 Juni 2025 - 12:52 WIB

Terbukti Korupsi Dana Hibah Jatim, Mantan Anggota DPRD Pamekasan Zamachsary Divonis 1,6 Tahun

Berita Terbaru

Opini

Demokrasi Berkembang Biak dalam Asbak

Jumat, 23 Jan 2026 - 02:15 WIB

Pemred Klik Madura, Prengki Wirananda menyerahkan kaus kepada Manajer Digital Tribun Jogja, Ikrob Didik Irawan. (KLIKMADURA)

Daerah

Sambut HUT ke-3, Kru Klik Madura Kunjungi Tribun Jogja

Kamis, 22 Jan 2026 - 14:35 WIB