Berdalih Sering Dimarahi, Keponakan di Sampang Bantai Paman hingga Tewas 

Avatar

- Wartawan

Jumat, 12 Januari 2024 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban pembacokan dirawat di Puskesmas Omben.

Korban pembacokan dirawat di Puskesmas Omben.

SAMPANG, KLIKMADURA – Belum genap sepekan peristiwa pembunuhan terjadi di Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, kini tindak pidana pembacokan yang menyebabkan nyawa melayang kembali terjadi di kecamatan tersebut, Jumat (12/1/2024).

Pembacokan tersebut menimpa keluarga S di Dusun Tekap, Desa Pandan, Kecamatan Omben. Ironisnya, pelaku tindak pidana tersebut adalah HA yang tidak lain adalah keponakan korban.

Humas Polres Sampang Ipda Sujianto mengatakan, pembacokan tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Pelaku berinisial HA menghampiri rumah korban saat mereka tertidur lelap.

“Pada waktu itu juga, pelaku melancarkan aksinya dengan membacok seluruh anggota keluarga tersebut menggunakan senjata tajam,” terangnya.

BACA JUGA :  BRI Unit Pakong Gelar Ngobrol Asik, Ajak Masyarakat BRImo-kan Indonesia

Akibat peristiwa tersebut, S mengalami luka parah dan meninggal dunia. Sementara istri dan anaknya, mengalami luka-luka dan dirawat di puskesmas.

“Sementara salah satu korban yang merupakan paman si pelaku tidak bisa diselamatkan, dalam artian meninggal dunia,” ungkapnya.

Lebih lanjut Sujianto mengatakan, motif dari pembunuhan itu diduga karena tersangka sering dimarahi oleh korban. “Si pelaku ini keponakan korban,” tuturnya.

Akibat perbuatannya, tersangka dalam kasus tersebut dikenakan pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara. (zhrh/diend)

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks

Berita Terkait

Menyongsong Pilkada Sampang 2024, Aliansi Pemuda Camplong Perkuat Konsolidasi
Optimistis Hanura Sampang Usung Ra Mamak – Haji Ab Pada Pilkada 2024
635 Lembaga PAUD di Kabupaten Sampang Tidak Terakreditasi
Sulaisi Abdurrazaq: Sesuai Fakta Persidangan, Bahriah Tak Punya Leter C dan Akta Hibah
Tingkatkan Inovasi dan Daya Saing Pelaku Usaha, Diskopindag Sampang Lakukan Pendampingan Berkelanjutan
Gelar Audiensi, Formasa Sebut Layanan Dispendukcapil Sampang Lelet dan Banyak Calo
Revisi UU Penyiaran Rampas Kebebasan Pers, Jurnalis Sampang Turun Jalan Bawa Keranda Mayat 
Hasil Audit Inspektorat Kasus Dugaan Korupsi Gebyar Batik Turun, Akankah Segera Ada Tersangka?

Berita Terkait

Sabtu, 25 Mei 2024 - 20:05 WIB

Menyongsong Pilkada Sampang 2024, Aliansi Pemuda Camplong Perkuat Konsolidasi

Jumat, 24 Mei 2024 - 19:26 WIB

Optimistis Hanura Sampang Usung Ra Mamak – Haji Ab Pada Pilkada 2024

Jumat, 24 Mei 2024 - 17:46 WIB

635 Lembaga PAUD di Kabupaten Sampang Tidak Terakreditasi

Rabu, 22 Mei 2024 - 20:49 WIB

Tingkatkan Inovasi dan Daya Saing Pelaku Usaha, Diskopindag Sampang Lakukan Pendampingan Berkelanjutan

Selasa, 21 Mei 2024 - 20:38 WIB

Gelar Audiensi, Formasa Sebut Layanan Dispendukcapil Sampang Lelet dan Banyak Calo

Senin, 20 Mei 2024 - 14:16 WIB

Revisi UU Penyiaran Rampas Kebebasan Pers, Jurnalis Sampang Turun Jalan Bawa Keranda Mayat 

Senin, 20 Mei 2024 - 09:37 WIB

Hasil Audit Inspektorat Kasus Dugaan Korupsi Gebyar Batik Turun, Akankah Segera Ada Tersangka?

Minggu, 19 Mei 2024 - 21:05 WIB

Fantastis!! Dana BOP PAUD di Sampang Tembus Rp 20 Miliar

Berita Terbaru

Halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang.

Pendidikan

635 Lembaga PAUD di Kabupaten Sampang Tidak Terakreditasi

Jumat, 24 Mei 2024 - 17:46 WIB