Jaga Kawasan Pesisir dari Ancaman Abrasi, Pemprov Jatim Bersama Pemkab Sampang Tanam 24 Ribu Mangrove

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 5 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG || KLIKMADURA – Pemprov Jatim bersama Pemkab Sampang merayakan Hari Lingkungan Hidup (HLH) sedunia tahun 2024 dengan melakukan penanaman 25 ribu mangrove di pantai Damar Wulan Desa Aeng Sareh, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Kamis (5/9/2024).

Kegiatan itu merupakan bagian dari program restorasi lingkungan sebagai langkah nyata menjaga ekosistem pesisir dan melindungi wilayah dari abrasi.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jawa Timur, Jempin Marbun mengatakan, kondisi lingkungan di Jawa Timur masih belum optimal. Pesatnya pertumbuhan industri memerlukan perhatian lebih untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Baca juga :  Bakesbangpol Sampang Intruksikan Ormas Jadi Lokomotif Pilkada Damai

Salah satu upaya menjaga kelestarian lingkungan yakni dengan penanaman mangrove. Bibit-bibit mangrove berkualitas tersebut didatangkan dari Bali.

“Penting memberikan perawatan terhadap bibit yang ditanam ini agar kegiatan ini tidak sia-sia, mengingat mangrove memiliki peran penting dalam melindungi pesisir dan menyerap karbon,” ujarnya.

Pj Bupati Sampang Rudi Arifiyanto berkomitmen mendukung pelestarian lingkungan. Terutama di kawasan pesisir Kabupaten Sampang.

“Dengan menanam 24 ribu bibit mangrove di lahan seluas 2 hektar di Pantai Damar Wulan, tentunya tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga mewariskan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” ungkapnya.

Baca juga :  Bertolak Dari Arsip Sehari-hari

Rudi juga menekankan bahwa penanaman mangrove tersebut tidak hanya akan melindungi pesisir dari abrasi.

Tetapi, juga mendukung pelestarian biota laut. Serta, mengembangkan ekowisata dan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat setempat untuk lebih peduli terhadap lingkungan pesisir.

Sementara itu, Kepala DLH Perkim Sampang Faisol Ansori mengatakan kondisi lingkungan hidup di Jawa Timur utamanya pesisir pantai banyak mengalami degradasi.

Dengan demikian, butuh penanganan yang tepat. Salah satunya, dengan penanaman kembali atau peremajaan mangrove di pesisir pantai.

“Penanaman mangrove ini melibatkan masyarakat setempat, dengan harapan masyarakat bisa ikut menjaga bahkan mengembangkan area mangrove yang ada, serta memanfaatkan menjadi area wisata,” tuturnya. (zhr/diend)

Baca juga :  Dinsos Pamekasan Coret 12.153 Calon Penerima BLT DBHCHT 2023 

Berita Terkait

Peduli Kesehatan Aparatur, Kantor Pertanahan Sampang Gelar Cek Kesehatan Rutin
Aksi Memanas, LBH MADAS Sedarah Desak Pembebasan Terdakwa dan Evaluasi Jaksa Nakal
Distribusi MBG di SMPN 1 Sampang Terhenti, Sekolah Tunggu Kepastian dari SPPG
Kantor BPP Torjun Kurang Terawat, Pemerintah Diminta Beri Perhatian Serius
Perbaikan Pipa PDAM di Jalan Kusuma Bangsa Sampang Belum Rampung, Pengendara Diminta Waspada
Iring-iringan Manten Jalan Kaki, Jalur Sampang–Pamekasan Macet Total
Dramatis! Sapi Terperosok ke Sumur di Sampang, Dievakuasi Selamat Setelah 3 Jam 
Mengenal Lebih Dekat KH. Alyadi Mustofa, Legislator Senior yang Konsisten Suarakan Kepentingan Rakyat

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 04:31 WIB

Peduli Kesehatan Aparatur, Kantor Pertanahan Sampang Gelar Cek Kesehatan Rutin

Rabu, 15 April 2026 - 06:25 WIB

Aksi Memanas, LBH MADAS Sedarah Desak Pembebasan Terdakwa dan Evaluasi Jaksa Nakal

Selasa, 14 April 2026 - 07:18 WIB

Distribusi MBG di SMPN 1 Sampang Terhenti, Sekolah Tunggu Kepastian dari SPPG

Minggu, 12 April 2026 - 02:57 WIB

Kantor BPP Torjun Kurang Terawat, Pemerintah Diminta Beri Perhatian Serius

Sabtu, 11 April 2026 - 04:13 WIB

Perbaikan Pipa PDAM di Jalan Kusuma Bangsa Sampang Belum Rampung, Pengendara Diminta Waspada

Berita Terbaru

Catatan Pena

Energi Mineral Langgeng dan Janji Manis Sang Jenderal

Kamis, 30 Apr 2026 - 02:07 WIB