Polres Sampang Akui Kesulitan Tangkap DPO Pemerkosaan, Pelaku Diduga Kabur ke Luar Negeri

Avatar

- Wartawan

Minggu, 11 Juni 2023 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Humas Polres Sampang Ipda Sujianto. (ZAHRATUL LAILA / KLIK MADURA)

Kasi Humas Polres Sampang Ipda Sujianto. (ZAHRATUL LAILA / KLIK MADURA)

SAMPANG, klikmadura.id – Penanganan hukum kasus pemerkosaan di Kecamatan Robatal yang menimpa anak berusia 13 tahun masih bergulir. Polres Sampang baru berhasil menangkap tiga orang dari sembilan orang tersangka. Korps bhayangkara menetapkan sembilan orang tersangka itu sebagai daftar pencarian orang (DPO). Namun, hingga sekarang mereka belum berhasih ditangkap. Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Sujianto mengaku, kesulitan dalam upaya penangkapan 6 pelaku lainnya. Pasalnya, sebagian para pedofil itu diduga kabur ke luar negeri. “Enam pelaku ditetapkan sebagai DPO, kabarnya sebagian dari mereka kabur ke luar negeri, Malaysia dan Saudi,” ungkapnya.
BACA JUGA :  Paguyuban Kades Pantura Sampang Kompak Sambut Wabup Aba Ab Saat Takziyah, Sinyal Dukungan Pilkada 2024?
Sujianto menyampaikan, polisi akan berupaya maksimal mengejar para pelaku. Harapannya, pelaku kriminal tersebut bisa segera ditangkap dan diproses hukum. Dia melanjutkan, tidak ada target waktu untuk penangkapan para tersangka. Hanya saja, polisi akan terus maksimal melakukan pengejaran. “Jadi orang-orang ini jangan suuzan terhadap kami kepolisian, meskipun dibilang kepolisian banyak anggotanya, namun melihat juga kasus yang kami tangani tidak sedikit, kemampuannya terbatas,” katanya. Untuk diketahui, keenam DPO tersebut yaitu AR (36), G (19), A (21), S (19), MA (20), W (20). Mereka berasal dari satu desa di Kecamatan Robatal, Sampang.
BACA JUGA :  Miris!! Aksi Cabul Bapak Tiri di Sampang Dilakukan Sejak Korban Masih Kelas 5 SD
Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat apabila mengetahui informasi keberadaan 6 DPO tersebut segera menghubungi kepolisian. (zhrh/diend)
Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks

Berita Terkait

Innalillah!! Hj. Mimin Haryati, Perempuan Inspiratif Itu Wafat Usai Berjuang Melawan Kanker
Jaring Atlet Berprestasi, Disdik Sampang Gelar O2SN Tingkat SMP
Aliansi Pemuda Camplong Dukung Ra Mamak Jadi Bupati Sampang Gantikan Haji Idi
Menyongsong Pilkada Sampang 2024, Aliansi Pemuda Camplong Perkuat Konsolidasi
Optimistis Hanura Sampang Usung Ra Mamak – Haji Ab Pada Pilkada 2024
635 Lembaga PAUD di Kabupaten Sampang Tidak Terakreditasi
Tingkatkan Inovasi dan Daya Saing Pelaku Usaha, Diskopindag Sampang Lakukan Pendampingan Berkelanjutan
Gelar Audiensi, Formasa Sebut Layanan Dispendukcapil Sampang Lelet dan Banyak Calo

Berita Terkait

Selasa, 28 Mei 2024 - 19:19 WIB

Innalillah!! Hj. Mimin Haryati, Perempuan Inspiratif Itu Wafat Usai Berjuang Melawan Kanker

Selasa, 28 Mei 2024 - 09:39 WIB

Jaring Atlet Berprestasi, Disdik Sampang Gelar O2SN Tingkat SMP

Minggu, 26 Mei 2024 - 09:55 WIB

Aliansi Pemuda Camplong Dukung Ra Mamak Jadi Bupati Sampang Gantikan Haji Idi

Sabtu, 25 Mei 2024 - 20:05 WIB

Menyongsong Pilkada Sampang 2024, Aliansi Pemuda Camplong Perkuat Konsolidasi

Jumat, 24 Mei 2024 - 19:26 WIB

Optimistis Hanura Sampang Usung Ra Mamak – Haji Ab Pada Pilkada 2024

Jumat, 24 Mei 2024 - 17:46 WIB

635 Lembaga PAUD di Kabupaten Sampang Tidak Terakreditasi

Rabu, 22 Mei 2024 - 20:49 WIB

Tingkatkan Inovasi dan Daya Saing Pelaku Usaha, Diskopindag Sampang Lakukan Pendampingan Berkelanjutan

Selasa, 21 Mei 2024 - 20:38 WIB

Gelar Audiensi, Formasa Sebut Layanan Dispendukcapil Sampang Lelet dan Banyak Calo

Berita Terbaru