Polres Sampang Gelar Operasi Patuh Semeru 2025, Delapan Pelanggaran Jadi Fokus Penindakan

- Jurnalis

Senin, 14 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG || KLIKMADURA – Polres Sampang resmi melaksanakan Operasi Patuh Semeru 2025 yang akan dilaksanakan selama dua pekan. Yakni, mulai 14 hingga 27 Juli 2025.

Operasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, guna mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Apel gelar pasukan yang menandai dimulainya operasi berlangsung di halaman Mapolres Sampang pada Senin (14/07/2025).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sampang AKBP Hartono dan dihadiri jajaran Forkopimda. Di antaranya, Dandim 0828/Sampang Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar, serta perwakilan dari Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang.

Baca juga :  CSR Petronas Rp2 Miliar Tak Masuk Kas Daerah Kabupaten Sampang

Kapolres Hartono membacakan amanat dari Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto. Dalam amanat tersebut disampaikan, ada delapan pelanggaran prioritas yang menjadi fokus penindakan pada Operasi Patuh Semeru 2025.

Yakni, berboncengan lebih dari satu orang, mengemudi melebihi batas kecepatan dan pengendara di bawah umur.

Kemudian, pengendara sepeda motor tanpa helm standar SNI, pengemudi roda empat tanpa sabuk pengaman, menggunakan handphone saat berkendara, mengemudi dalam pengaruh alkohol dan melawan arus lalu lintas.

Kasihumas Polres Sampang, Ipda Gama Rizaldi mengatakan, operasi tersebut dilaksanakan dengan mengedepankan pendekatan edukasi, persuasif, dan humanis. Meski demikian, penegakan hukum tetap dilakukan secara tegas bagi para pelanggar.

Baca juga :  Dapat Hibah Tanah, Polda Jatim Pastikan Bangun Kompi Brimob Di Sampang

“Dalam pelaksanaannya, kegiatan preemtif (edukasi) dilakukan sebanyak 25 persen, preventif (pencegahan) 25 persen, dan represif (penegakan hukum) 50 persen, baik melalui patroli statis maupun mobile,” jelasnya.

Sebanyak 50 personel gabungan Polres Sampang diturunkan untuk mendukung kelancaran operasi selama 14 hari ke depan.

Polres Sampang mengimbau, masyarakat harus lebih disiplin dalam berkendara serta memastikan kelengkapan dokumen dan kendaraan.

“Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita patuhi aturan lalu lintas demi keamanan diri sendiri dan orang lain,” pungkasnya. (ibn/pen)

Berita Terkait

Dicatut untuk Peras dan Intimidasi Sekolah, PWI Sampang Bakal Tempuh Jalur Hukum
Pekerja Tewas Tertimpa Reruntuhan Sekolah, Polres Sampang Sebut Belum Temukan Unsur Kesengajaan
Open Bidding Sekda Sampang Tak Jelas, Perpanjangan SK Pj Sekda Kembali Diusulkan
Lindungi Pekerja Informal, BPJS Ketenagakerjaan Madura Jaring 12 Peserta Baru di Sampang
Pekerja Tewas Tertimpa Rangka Bangunan SDN Komis I Sampang, Kontraktor Bungkam soal K3
Nemor Kara, Pemkab Sampang Gelar Salat Istisqa Meminta Hujan
Bongkar Arena Sabung Ayam di Batuporo Barat, Kapolres Sampang Komitmen Tindak Tuntas Perjudian
Rayakan Hari Santri Nasional, PCNU Sampang Tancap Gas Kerja Nyata

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Dicatut untuk Peras dan Intimidasi Sekolah, PWI Sampang Bakal Tempuh Jalur Hukum

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Pekerja Tewas Tertimpa Reruntuhan Sekolah, Polres Sampang Sebut Belum Temukan Unsur Kesengajaan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:04 WIB

Lindungi Pekerja Informal, BPJS Ketenagakerjaan Madura Jaring 12 Peserta Baru di Sampang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 02:33 WIB

Pekerja Tewas Tertimpa Rangka Bangunan SDN Komis I Sampang, Kontraktor Bungkam soal K3

Jumat, 23 Oktober 2026 - 02:23 WIB

Nemor Kara, Pemkab Sampang Gelar Salat Istisqa Meminta Hujan

Berita Terbaru