Tragis, Perempuan di Sampang Tewas Dibacok OTK di Kamar Pribadinya

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 9 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, KLIKMADURA – Warga Dusun Lorpolor, Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben, Pamekasan heboh. Sebab, seorang perempuan berinisial SM yang masih berusia 30 tahun tewas di kamarnya sendiri.

Dia diduga dibacok orang tidak dikenal (OTK) sekitar pukul 03.30 dini hari, Selasa (9/1/2024). Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Omben, namun nyawanya tidak tertolong.

Kapolsek Omben AKP Budi Nugroho membenarkan peristiwa pembunuhan tragis tersebut. Polisi langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) saat mendapat laporan.

“Benar telah terjadi pembacokan yang menimpa seorang perempuan, korban meninggal dunia akibat dianiaya menggunakan senjata tajam,” ungkapnya.

Baca juga :  Meriah! Santri Yayasan Al Madaniyah Atsarus Salafiyah Ramaikan HUT ke-80 RI Lewat Kirab Budaya

AKP Budi mengungkapkan, menurut keterangan kakak ipar korban, dia mengetahui ada seseorang masuk ke dalam kamar korban.

Pelaku diduga masuk dari pintu samping rumah dan langsung menuju kamar korban.

“Sempat terdengar ada keributan, kakak ipar korban terbangun dan menghampiri kamar korban. Saat ditemui, korban sudah dalam keadaan bersimbah darah,” jelasnya.

Budi melanjutkan, menurut keterangan saksi, terduga pelaku memakai kerudung dan menggenggam celurit.

“Korban mengalami sejumlah luka sabetan senjata tajam di bagian tubuhnya. Pihak keluarga sempat membawa korban ke Puskesmas Omben, namun karena kehabisan darah sehingga korban meninggal dunia,” ungkapnya.

Baca juga :  Gadaikan Motor Hasil Pinjaman, Pekerja Kanopi di Pamekasan Diringkus Polisi

Budi menambahkan, menurut pengakuan saksi, yakni kakak ipar korban sempat mengejar pelaku namun tidak berhasil. Sedang suami korban sedang tidak ada di rumah.

“Korban tersebut mempunyai suami, namun saat kejadian suaminya sedang bepergian ke Surabaya sejak Senin (08/01/2024) sore kemarin,” ucapnya.

Petugas melakukan penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tujuannya, untuk mengungkap pelaku tindak kriminal tersebut. (zhrh/diend)

Berita Terkait

Pembangunan Sumur Bor di Panyepen Terus Berlanjut, Warga Menanti Janji Air Bersih Benar-Benar Terwujud
165 Dapur MBG di Sampang Belum Kantongi PBG, Potensi PAD Ratusan Juta Terancam Menguap
SPPG Abaikan Peringatan Pemkab, Potensi PAD Sampang Ratusan Juta Rupiah Terancam Melayang 
Usai Nobar Piala Dunia, Sampah Berserakan di Alun-alun Trunojoyo Sampang Dikeluhkan Warga
Delapan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual di Sampang Dilimpahkan ke Kejaksaan, 14 DPO Masih Diburu
Hasil Ungkap Polisi, 27 Pelaku Rudapakasa Remaja 15 Tahun di Sampang Diduga Koordinasikan Aksi Bejat Lewat Grup WhatsApp
Kuota Pupuk Subsidi Ditambah, Petani Tembakau Sampang Masih Keliling Cari Urea dan NPK
Bupati Sampang Pastikan Tujuh Rumah Tak Layak Huni di Dusun Sorak Direhabilitasi Tahun Ini

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:45 WIB

Pembangunan Sumur Bor di Panyepen Terus Berlanjut, Warga Menanti Janji Air Bersih Benar-Benar Terwujud

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:28 WIB

165 Dapur MBG di Sampang Belum Kantongi PBG, Potensi PAD Ratusan Juta Terancam Menguap

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:01 WIB

SPPG Abaikan Peringatan Pemkab, Potensi PAD Sampang Ratusan Juta Rupiah Terancam Melayang 

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:20 WIB

Usai Nobar Piala Dunia, Sampah Berserakan di Alun-alun Trunojoyo Sampang Dikeluhkan Warga

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:28 WIB

Delapan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual di Sampang Dilimpahkan ke Kejaksaan, 14 DPO Masih Diburu

Berita Terbaru