Usai Dapat Penghargaan, Mapolres Sampang Justru Digeruduk Kopri PC PMII Sampang

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 29 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, KLIKMADURA – Korps PMII Putri (KOPRI) Sampang menggelar aksi demonstrasi di Mapolres Sampang, Jumat (29/12/2023).

Aksi tersebut sebagai catatan merah untuk korps bhayangkara atas maraknya kasus kekerasan seksual yang terjadi di Kota Bahari.

Sebelumnya, pada tanggal 26 Desember 2023 Polres Sampang mendapatkan penghargaan atas kesigapannya dalam menyelesaikan kasus pedofilia.

Penghargaan itu diberikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak serta tim reaksi cepat perlindungan perempuan dan anak Indonesia.

Ketua Kopri PC PMII Sampang Wasilah menerangkan, mereka turun jalan untuk menyuarakan aspirasi dan keresahan masyarakat atas maraknya kasus kekerasan dan pelecehan.

Baca juga :  Dosen IAIN Madura Dilaporkan Mahasiswi Atas Dugaan Pelecehan

Kasus tersebut mestinta ditangani secara profesional oleh polisi. Namun, faktanya masih banyak kasus yang belum diselesaikan dengan baik.

Sayangnya, Kapolres Sampang AKBP Siswantoro tidak menemui mahasiswa. Akibatnya, para aktivis pergerakan itu merasa sangat kecewa.

“Kapolres tidak berani menemui kami, hanya diwakili oleh Wakapolres, padahal kami membawa problem dan keresahan yang dialami oleh kalangan masyarakat dan itu tidak main-main,” ungkapnya.

Wasilah menyebut, penghargaan yang diterima Polres Sampang berbanding terbalik dengan fakta di lapangan.

“Selama bertahun-tahun bahkan sampai di penghujung tahun 2023 banyak tumpukan kasus yang tidak terselesaikan,” jelasnya.

Baca juga :  Kurang dari 12 Jam, Pembacok Paman dan Adik Kandung di Sampang Dibekuk Polisi

Kopri PMII Cabang Sampang berharap Polres Sampang segera menangkap sisa pelaku pedofilia yang masih berstatus DPO.

“Jangan dibiarkan berlarut-larut apalagi berusaha di lupakan, sebab terlambat memberikan keadilan adalah bentuk lain dari ketidakadilan, itu justice delayed is justice denied namanya,” tuturnya.

Jika kasus kekerasan seksual tidak segera dituntaskan, Kopri PC PMII Sampang akan kembali turun jalan dengan masa yang lebih banyak. Bahkan, akan mengadu ke Polda Jatim.

“Kami tidak main-main, akan ada aksi jilid 2 jika kasus kekerasan seksual yang terjadi di Sampang tidak segera dituntaskan oleh Polres Sampang,” tutupnya.

Baca juga :  Pasca MK Kabulkan Gugatan Wagub Emil dkk, Haji Idi Akan Pimpin Sampang Hingga Tahun Depan

Wakapolres Sampang Kompol Jalaludin berkomitmen akan menuntaskan kasus pedofilia yang selama ini terjadi.

“Kami akan segera menyelesaikan kasus-kasus sebagaimana yang ada dalam tuntutan mahasiswa,” katanya saat menemui massa aksi. (zhrh/diend)

Berita Terkait

Pembangunan Sumur Bor di Panyepen Terus Berlanjut, Warga Menanti Janji Air Bersih Benar-Benar Terwujud
165 Dapur MBG di Sampang Belum Kantongi PBG, Potensi PAD Ratusan Juta Terancam Menguap
SPPG Abaikan Peringatan Pemkab, Potensi PAD Sampang Ratusan Juta Rupiah Terancam Melayang 
Usai Nobar Piala Dunia, Sampah Berserakan di Alun-alun Trunojoyo Sampang Dikeluhkan Warga
Delapan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual di Sampang Dilimpahkan ke Kejaksaan, 14 DPO Masih Diburu
Hasil Ungkap Polisi, 27 Pelaku Rudapakasa Remaja 15 Tahun di Sampang Diduga Koordinasikan Aksi Bejat Lewat Grup WhatsApp
Kuota Pupuk Subsidi Ditambah, Petani Tembakau Sampang Masih Keliling Cari Urea dan NPK
Bupati Sampang Pastikan Tujuh Rumah Tak Layak Huni di Dusun Sorak Direhabilitasi Tahun Ini

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:45 WIB

Pembangunan Sumur Bor di Panyepen Terus Berlanjut, Warga Menanti Janji Air Bersih Benar-Benar Terwujud

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:28 WIB

165 Dapur MBG di Sampang Belum Kantongi PBG, Potensi PAD Ratusan Juta Terancam Menguap

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:01 WIB

SPPG Abaikan Peringatan Pemkab, Potensi PAD Sampang Ratusan Juta Rupiah Terancam Melayang 

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:20 WIB

Usai Nobar Piala Dunia, Sampah Berserakan di Alun-alun Trunojoyo Sampang Dikeluhkan Warga

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:28 WIB

Delapan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual di Sampang Dilimpahkan ke Kejaksaan, 14 DPO Masih Diburu

Berita Terbaru