Murah Meriah, Inilah Wisata Somber Rajeh Primadona Baru Wisata Alam di Sumenep

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 24 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP || KLIKMADURA – Kabupaten Sumenep memiliki banyak sekali destinasi wisata yang menjadi magnet bagi wisatawan. Salah satunya, Wisata Somber Rajeh.

Destinasi wisata yang ada di Desa Rombiya Timur, Kecamatan Ganding itu menjadi primadona baru di Kota Keris. Banyak wisatawan lokal hingga regional menghabiskan waktu berlibur di wisata alam tersebut.

Ketua Pengelola Wisata Somber Rajeh, Yusji mengatakan, wisatawan yang berkunjung tidak hanya dari lokal Madura, tapi banyak dari Surabaya dan kota besar lainnya.

Wisata Somber Rajeh memiliki kekhasan. Yakni, wisata alam yang dikonsep ala pemandangan Jepang.

Baca juga :  Pamekasan Masih Menyala

Atas kekhasan tersebut, Wisata Somber Rajeh viral diberbagai sosial media sehingga membuat masyarakat tertarik berkunjung. “Alhamdulillah wisatawan selalu ramai,” katanya, Rabu (23/7/2024).

Dijelaskan, wisata tersebut menyediakan 3 wahana yang bisa dinikmati berbagai kalangan. Yakni, kolam renang, perahu bebek, dan spot pancing.

Biaya yang harus dikeluarkan wisatawan juga sangat terjangkau. Pengelola mematok tiket masuk Rp 10 ribu perorang. Kemudian, parkir motor Rp 3 ribu dan parkir mobil Rp 5 ribu.

Kemudian, perahu bebek hanya Rp 10 ribu yang bisa memuat empat orang. Lalu, spot pancing lele hanya dikenai biaya Rp 5 ribu.

Baca juga :  ASPRIM Surati Menteri ESDM Tolak Rencana Survei Seismik Migas di Pulau Kangean

“Omzet yang didapat pada hari biasa sekitar Rp 3 juta, kalau akhir pekan bisa sampai Rp 7 juta perhari,” terang Yusji.

Wisata Somber Rajeh itu dibangun menggunakan Dana Desa (DD) yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) sejak Maret 2023 dan resmi dioperasikan sejak April 2023.

“Kami terus mengevaluasi pengelolaan dan menerima masukan wisatawan agar Wisata Somber Rajeh ini tetap menjadi primadona,” tandasnya. (mam/diend)

Berita Terkait

Ledakan Dahsyat Hancurkan Rumah Warga di Batu Putih, Polisi Dalami Dugaan Bahan Mercon
Tak Pasti Dapat THR, 5.224 PPPK Paruh Waktu di Sumenep Gigit Jari
Lakpesdam NU Sumenep Rumuskan Pengawalan Isu Lingkungan, Bahas Fosfat hingga Migas
PCNU Sumenep Teguhkan Komitmen Aswaja dan Perkuat Transformasi Organisasi
Di Rumah Penuh Kenangan Bersama Sang Ibu, Bang Bani Hadirkan Cahaya untuk 2.000 Anak Yatim
ASOKA PMH & TYTO ALBA Mendominasi! JAMSTA Regional Madura 2026 Pecahkan Rekor Kemenangan
Aktivis Muda NU Jatim Kritisi Sikap PBNU Dukung Board of Peace, Dinilai Menyimpang dari Garis Perjuangan
Tim PMB Universitas Nurul Jadid Sapa Ribuan Pelajar Madura Lewat Edufair 

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 09:43 WIB

Ledakan Dahsyat Hancurkan Rumah Warga di Batu Putih, Polisi Dalami Dugaan Bahan Mercon

Selasa, 3 Maret 2026 - 04:31 WIB

Tak Pasti Dapat THR, 5.224 PPPK Paruh Waktu di Sumenep Gigit Jari

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:12 WIB

Lakpesdam NU Sumenep Rumuskan Pengawalan Isu Lingkungan, Bahas Fosfat hingga Migas

Rabu, 18 Februari 2026 - 07:57 WIB

PCNU Sumenep Teguhkan Komitmen Aswaja dan Perkuat Transformasi Organisasi

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:05 WIB

Di Rumah Penuh Kenangan Bersama Sang Ibu, Bang Bani Hadirkan Cahaya untuk 2.000 Anak Yatim

Berita Terbaru

Opini

Cukup Engkau Saja

Jumat, 13 Mar 2026 - 04:16 WIB